BUKU HARIAN SEORANG KUSTA
Johanna Regina Prajogo (Siswi Kelas 8 SMP-KK III)
Pengantar:
Tulisan yang telah diedit seperlunya ini merupakan hasil ulangan
dalam pelajaran Pendidikan Agama Kristen kelas 8 di SMPKK 3. Siswa diminta untuk membuat tulisan tentang tema HIDUP BERSYUKUR. Johanna memilih untuk membuat buku harian seorang
Samaria yang berpenyakit kusta berdasarkan nats dari Lukas 17: 11-19. Semoga tulisannya ini menjadi berkat untuk kita semua sehingga kita diingatkan untuk selalu mengucap syukur dalam segala
hal sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Yesus Kristus bagi kamu (dhs – K3)

Dear diary, 13 Agustus 2009
Hari ini saya sangat bahagia. Karena saya dan teman-teman bertemu dengan Yesus. Pada saat itu Yesus sedang dalam perjalanan ke Yerusalem. Yesus dan murid-murid-Nya berjalan melalui perbatasan Samaria dan Galilea, sampai akhirnya melalui desa kami. Kami telah banyak mendengar bahwa Yesus dapat menyembuhkan segala macam penyakit, termasuk penyakit yang saya derita, kusta... ya kusta, penyakit yang menjijikkan dan dianggap najis. Saya dijauhkan dari keluarga dan teman-teman, bahkan saya juga di singkirkan dari desa tempat saya tinggal.
Saya sangat menderita karena penyakit kusta ini. Tapi saat Yesus lewat, hati saya sangat gembira. Dalam hati saya masih ada harapan untuk meminta bantuan dari Yesus, untuk menyembuhkan penyakit saya. Saya dan kesembilan orang yang terkena kusta pun memanggil Yesus. “ Yesus, Guru, kasihanilah kam!” Kami pun berteriak sekuat yang kami bisa. Kemudian Yesus memandang kami. Saat saya melihat Yesus, saya merasa diberi kekuatan dan pengharapan untuk menjalani hidup dengan bersyukur.
Setelah Ia memandang kami dengan mata yang penuh kasih, Ia menyuruh kami pergi kepada imam-imam. Saat di perjalanan kami semua menjadi sembuh. Saya pun kaget dan gembira. Jantung saya berdetak kencang karena sangat bahagia. Karena selama ini saya dibuang dan dianggap terkutuk karena perbuatan dosa orang tua atau saya sendiri. Kemudian saya memuliakan Allah sambil berteriak- teriak. Saya rasa hari ini adalah hari yang sangat menggembirakan dan saya tidak akan melupakannya.
Sambil memuji-muji Allah saya kembali kepada Yesus untuk berterima kasih dan bersyukur. Sedangkan kesembilan teman saya pergi ke rumahnya masing-masing. Setelah sampai di tempat Yesus berada, saya langsung bersujud di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Kemudian Yesus bertanya pada saya,” Bukankah kesepuluh orang tadi sudah semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? Tidak adakah diantara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?”
Kemudian Yesus berkata kepada saya, “Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.”
Saat Yesus berkata seperti ini hati saya sangat bahagia. Walau saya orang Samaria bukan orang Yahudi, Yesus tetap mau menyembuhkan saya. Saya tidak bisa membayangkan jika saya tidak disembuhkan oleh-Nya. Saya sangat bersyukur kepada-Mu ya Tuhan. Berkat-Mu saya dapat sembuh dan tidak dikucilkan lagi.
Oh. . . iya diary, saya lupa untuk membaca renungan malam ini. Sampai disini dulu yah! Besok saya akan cerita lagi tentang pengalaman-pengalamanku. Pastinya akan sangat menyenangkan karena sekarang saya telah sembuh. Semoga suatu saat nanti saya dapat bertemu Yesus kembali dan belajar untuk tetap hidup bersyukur di dalam suka maupun
duka.


Lihat artikel lain
6 Sep 2010  
Artikel
Renungan
Pokok Doa
 
 
 
 
 
Sekolah Kristen Ketapang I
Jl. K.H. Zainul Arifin No. 35-37
Jakarta Pusat
Telp. (021) 6322588,6322857,6322914
Fax. (021) 6322908
Sekolah Kristen Ketapang II
Pemukiman Green Garden Blok M 1 Jakarta Barat
Telp. (021) 5816007, 58300447, 5821224
Fax. (021) 5821223

Sekolah Kristen Ketapang III
Perumahan Legenda Wisata
Zona Napolen Blok A/E
Cibubur Jawa Barat
Telp. 8233588,8232782,82496255
Fax. (021) 8233571
© 2005, Sekolah Kristen Ketapang, All Rights Reserved
design & powered by Corpussoft