Kembali ke halaman muka


 

Mengenal Karakter Pohon Ketapang

Kejadian 2:9 Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang
 menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
 
Dalam alkitab kita dapat menemukan berbagai jenis pohon yang diciptakan Tuhan antara lain : pohon aras, pohon korma, pohon zaitun, pohon anggur, pohon tarbantin, pohon ara, pohon badam.
 
Pohon-pohon tersebut memiliki karakteristik yang unik, pohon aras (cedar tree) adalah pohon yang batangnya besar-besar dan kokoh. Kayu pohon aras selain keras dan tahan lama, juga memiliki getah yang harum .Dalam bangunan Bait Allah, kayu pohon aras dipakai untuk pelapis dinding di ruang maha kudus.
Pohon korma (palm tree) juga besar dan kokoh, buahnya menjadi salah satu makanan yang lezat untuk disantap.
 
Berbeda dengan kedua pohon diatas, pohon zaitun (olive tree ) dikenal sebagai pohon yang sedang tingginya, buahnya diperas menghasilkan minyak zaitun untuk penyegar dan keperluan lainnya. Demikian halnya pohon anggur (vine tree), pohon yang sedang tingginya, beranting (bercarang) banyak, menghasilkan buah yang dapat dimakan langsung atau dijadikan minuman.
 
Lain lagi dengan pohon tarbantin (terebinth tree) yang termasuk pohon cukup besar dan tinggi, buahnya dapat dijadikan terpentin dan dapat diolah untuk pengobatan, sedangkan pohon ara (fig tree) yang dikenal dalam cerita zakeus, adalah jenis pohon yang juga cukup besar dan tinggi sehingga bisa dipanjat. Buah pohon ara juga dapat dimakan.
 
Dalam alkitab juga ada dituliskan mengenai pohon badam (almond). Yeremia 1:11 Sesudah itu firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: "Apakah yang kaulihat, hai Yeremia?" Jawabku: "Aku melihat sebatang dahan pohon badam."
 
Seperti apakah pohon badam (almond), yang banyak ditemui di wilayah beriklim mediterania di Timur Tengah sampai ke Indus ?
 
Menarik untuk dipelajari, karena ternyata pohon badam, mulai dari besar dan tinginya sampai dengan ukuran daun dan buahnya memiliki karakteristik yang mirip dengan pohon ketapang,. Karena itu, mari kita lihat dan kenal karakteristik pohon ketapang berkut ini.
 
 Pohon ketapang memiliki nama latin TERMINALIA CATAPPA , dikenal pula dengan nama : Tropical Almond, Java Almond, Wild Almond, Indian Almond, Malabar Almond, Singapore Almond dan Sea Almond, karena buah yang dihasilkannya sangat mirip dengan buah yang dihasilkan oleh pohon badam (kacang almond). Pohon ketapang banyak ditemukan di region Asia Tenggara yang beriklim tropis, terutama di tepi pantai dan sungai.
 
Pohon ketapang memiliki daun lebar, tingginya dapat mencapai 15 meter, berkarakteristik bentuk pagoda / payung, tumbuh secara cepat di tepian sungai yang berpasir. Umur pohon ketapang diperkirakan bisa mencapai lebih dari 100 tahun.
(Foto pohon Ketapang yang masih tersisa di area jalan Ketapang / K.H. Zainul Arifin. Jakarta Pusat - April 2007)

 

Daun Ketapang, ukurannya dapat mencapai 28 x 16 cm (P x L) , berwarna hijau. Pada musim panas, warna daun berubah menjadi merah, kuning tembaga dan ke-emasan. Daun kering berguguran dua kali dalam setahun , bulan januari-februari dan juli-agustus, pertama kali saat pohon berusia 3-4 tahun Daun kering yang jatuh ke dalam sungai,secara alami menghasilkan larutan (dye) asam organis (humic & tannis), yang berfungsi menurunkan kadar PH, serta menyerap zat-zat kimia beracun dalam air, sehingga menciptakan lingkungan hidup yang baik untuk ikan dan hewan air.
 




Buah Ketapang berbentuk Almond, serupa sekali dengan buah yang dihasilkan oleh pohon badam. Buah yang muda berwarna hijau, ketika masak warnanya berubah menjadi merah ke-unguan. Biji-nya (isi) selain dapat dimakan dengan rasa seperti kacang almond, juga dapat digiling untuk menghasilkan ekstrak minyak yang dipakai untuk memasak.
 



Kulit kayu (bark), buah dan daun Ketapang, secara tradisionil dipakai untuk pengobatan penyakit kulit (lepra), disentri, sakit kepala , batuk, asma dan colic pada anak-anak. Research masa kini menunjukkan adanya kandungan dari kulit kayu pohon ketapang yang dapat dipakai untuk penyakit darah tinggi.

Pohon Ketapang mempunyai akar yang kuat sekali guna menunjang berat pohon yang besar dan tinggi, serta menahan hembusan angin kencang. Ada satu kesaksian dari seorang di negara malaysia, saat terjadi Tsunami pada tahun 2004 (Gempa & Tsunami Aceh), ia terselamatkan karena memanjat & berpegangan di dahan pohon ketapang.


Demikianlah karakteristik pohon ketapang yang luar biasa, karena mulai dari akar, batang, kulit kayu, daun hingga buahnya dapat bemanfaat.

Suhandojo T 14 Oktober 2011