Bekal Bergizi Untuk Anak Sekolah (KB-TK SKK III)

Bekal Bergizi Untuk Anak Sekolah

Bekal makan anak sekolah memiliki manfaat besar. Selain  memastikan anak tidak merasa lapar, juga berguna agar si kecil mendapat asupan nutrisi yang benar. Oleh karena itu, bekal adalah salah satu alternatif untuk memastikan anak tetap bisa sarapan. Tentunya, bekal yang dibawakan harus bergizi. Adapun asupan makanan dengan nutrisi seimbang penting untuk anak, terutama pada sisi psikologis. Bila tidak bernutrisi, akan berdampak pada penurunan energi saat anak di sekolah dalam memenuhi tuntutan aktivitas fisik seperti olahraga.

Orang tua punya peran penting untuk memastikan kebutuhan gizi anak. Memantau berbagai makanan yang disantap di rumah terbilang mudah dibanding memantau makanan anak di sekolah.

Bekal sekolah anak merupakan salah cara untuk memastikan anak-anak tidak membeli jajanan yang tidak sehat. Selain murah, dengan menyiapkan bekal sekolah anak, maka asupan gizi buah hati pun jadi terkontrol.

Maraknya makanan atau jajanan di sekolah yang mengandung zat-zat berbahaya, seperti boraks, tawas, maupun pewarna tekstil, membuat orang tua khawatir akan kesehatan buah hatinya. Guna mengatasinya, disarankan untuk membuat dan membawakan makanan dari rumah untuk Si Kecil. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat bekal sekolah anak.

Tips Membuat Bekal Anak

Untuk membuat bekal sekolah anak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya:

  • Pilih buah-buahan dan sayuran

Buah-buahan dan sayuran kaya akan gizi karena mengandung banyak vitamin dan serat. Dianjurkan agar anak mengonsumsi setidaknya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Bingung berapa takaran satu porsi? Satu porsi wortel sama dengan sekitar 120 gram, sedangkan satu porsi buah bisa sama dengan sebuah jeruk berukuran sedang.

  • Lemak
    Anak-anak membutuhkan lemak dalam makanan mereka untuk tetap sehat dan membantu mereka merasa kenyang, tapi jangan sampai terlalu banyak. Makanan yang mengandung lemak antara lain mentega, minyak, keju, kacang-kacangan, dan daging. Sedangkan makanan rendah lemak beberapa di antaranya adalah buah-buahan, sayuran, dan susu rendah lemak. Selain itu, dianjurkan juga untuk membekali anak dengan makanan yang mengandung lemak baik HDL, seperti kacangan-kacangan, ikan tongkol, atau ikan salmon.
  • Biji-bijian
    Yang termasuk biji-bijian adalah roti, sereal, nasi, dan pasta. Disarankan untuk memilih biji-bijian utuh seperti beras merah atau roti gandum utuh, daripada beras putih atau roti putih.
  • Minuman
    Selain makanan, apa yang diminum oleh anak juga penting. Untuk minuman bekal sekolah anak, lebih baik berikan air putih atau susu. Susu dan jus buah murni adalah minuman terbaik untuk anak-anak saat makan siang. Sampai usia 9 tahun, anak-anak membutuhkan tiga hingga empat gelas susu setiap harinya. Jika Si Kecil tidak mau minum susu di sekolah, berikan jus buah murni.
  • Makanan  seimbang

Bekal sekolah anak yang baik tak lepas dari makanan bergizi seimbang. Artinya, bekal Si Kecil terdiri dari campuran kelompok makanan biji-bijian, buah-buahan, sayuran, daging atau makanan berprotein, dan produk olahan susu (susu dan keju). Selain itu, sesuaikan juga dengan kebutuhan berdasarkan usia anak.

 

Memotivasi anak makan berbagai makanan sehat

  • Pamerkan kebiasaan sehat orangtua. Anak adalah peniru ulung. Makanya, orangtua harus kompak dan membuat si kecil selalu melihat orangtua menikmati makanan yang baru dan sehat
  • Buatlah makanan sehat sebagai satu-satunya pilihan. Kosongkan kulkas dan lemari dari makanan yang tidak sehat, serta hanya siapkan makanan bergizi seimbang pada waktu makan. Begitu lapar, mau tidak mau anak akan makan makanan yang disediakan.
  • Perkenalkan makanan baru setiap minggu. Jika awalnya anak tidak mau menyentuh makanan, cobalah lagi, lagi, dan lagi. Bila perlu, sajikan makanan tersebut sampai 10 kali sebelum si kecil tergerak untuk mencicipinya. Penelitian  membuktikan, anak akan menerima makanan yang semula ditolaknya, setelah terekspos makanan tersebut sampai 10-15 kali. Jadi, jangan memaksa dan jangan cepat-cepat menyerah ya!
  • Biarkan anak memilih. Berikan daftar makanan yang terbaik bagi anak, lalu biarkan ia memilih 2-3 jenis makanan yang paling disukainya. Anak pasti akan menghabiskan makanan yang dipilihnya sendiri.

 

  • Tambahkan saja sesuatu. Beberapa sayur(misalnya brokoli atau bayam) mengandung suatu zat, sehingga terasa pahit. Untuk menetralisir rasa pahit tersebut, tambahkan garam, gula, lelehan keju di atasnya, dan sebagainya.

Sumber :

https://lifestyle.kompas.com/read/2017/11/29/092652920/pentingnya-bekal-bergizi-untuk-anak-sekolah

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180724085820-262-316459/pentingnya-bekal-camilan-untuk-anak-di-sekolah

https://www.alodokter.com/tips-membuat-bekal-sekolah-anak

http://www.parenting.co.id/bayi/strategi+memberi+makanan+sehat+pada+anak