Renungan Harian 419 (Selasa, 22 Oktober 2019)

Lihatlah, Anak Domba Allah!

Devotion from Yohanes 1:29-34

Setelah pembicaraan dengan para imam, Yohanes mencatat perjumpaan Yesus dengan Yohanes Pembaptis. Yesus datang kepada Yohanes Pembaptis untuk dibaptis oleh Yohanes. Mengapa Yesus harus dibaptis? Karena Dia harus disamakan dalam segala hal dengan umat-Nya, yaitu kaum sisa yang tetap mempertahankan kesetiaan kepada Tuhan. Itulah sebabnya Dia harus dibaptis, sama seperti orang-orang Israel yang mau tetap berkomitmen mengikut Tuhan dengan setia, walaupun seluruh bangsa itu sudah memberontak kepada Tuhan. Yesus Kristus adalah Sang Kepala dari umat ini, dan karena itu Dia harus dibaptis juga. Tetapi sebelum itu Yohanes telah lebih dahulu berseru, “Lihatlah, Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia!” (Yoh. 1:29). Mengapa Yohanes menyebut Yesus Kristus dengan sebutan “Anak domba Allah”? Selain mengingatkan kita kepada makna penghiburan, Ramsey Michaels (Commentary on John, NICNT) menafsirkan bahwa anak domba adalah simbol dari kemurnian, tanpa cacat. Anak domba merujuk kepada keadaan Yesus Kristus yang tanpa cacat, murni, menjadi Juru Selamat yang kudus bagi umat-Nya yang cemar. Lihatlah Anak domba Allah! Inilah seruan keselamatan yang begitu agung. Lihatlah kepada Dia yang mengambil dosamu demi memurnikanmu. Dia datang untuk menyelamatkan umat-Nya di dalam dunia. Dia datang untuk menghapus dosa dunia. Kemurnian-Nya, kekudusan-Nya, keadaan-Nya yang tanpa cacat membuat Dia menjadi satu-satunya yang sanggup menjadi penebus bagi dunia ini.

Inilah pertama kalinya Yohanes Pembaptis mengumumkan Sang Mesias itu kepada orang banyak: “Inilah Mesiasmu! Inilah yang kumaksudkan di dalam khotbah dan seluruh pelayananku.” Yohanes hidup untuk melayani Sang Mesias dengan cara mendahului Dia melayani Israel. Dan sekarang Yesus Kristus datang untuk memulai pelayanan-Nya. Ada Yohanes yang lebih dahulu, dan ada Yesus Kristus yang seolah-olah menjadi seperti salah satu murid Yohanes. Tetapi Yohanes tahu bahwa Yesus Kristus tidak datang untuk menjadi muridnya. Yesus Kristus datang untuk memulai pelayanan-Nya dan sekarang Yohanes Pembaptis bisa menyingkir dan memberikan jalan untuk Sang Mesias memanggil umat-Nya.

Ketika Yesus Kristus menjumpai Yohanes Pembaptis, orang banyak hanya melihat seorang muda yang sederhana berjalan untuk dibaptis oleh Yohanes, satu di antara begitu banyak orang muda. Satu di antara begitu banyak yang mau menjadi murid Yohanes. Apakah yang istimewa dari orang ini? Tidak ada. Hanya satu di antara begitu banyak orang biasa yang berada di tempat itu untuk mendengar seorang luar biasa bernama Yohanes. Tetapi yang Yohanes lihat berbeda dengan semua orang itu. Yohanes melihat Dia yang telah dia nantikan dan layani seumur hidupnya. Yohanes melihat Dia yang akan menggenapi janji Tuhan bagi Israel. Yohanes melihat apa yang surga lihat, sedangkan semua orang banyak hanya melihat apa yang dunia lihat. Dunia melihat pakaian indah, surga melihat siapa yang diurapi oleh Roh Kudus. Dunia melihat berapa banyak kuasa seseorang, surga melihat berapa banyak berserah seseorang. Dunia melihat berapa kuat seseorang, surga melihat berapa kuat Roh menyertai orang tersebut. Dunia melihat berapa sanggup seseorang membela diri, surga melihat berapa sabar dan lemah lembut seseorang mengampuni. Dunia melihat seorang dari Nazaret yang hina, surga melihat Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia! Yohanes melihat apa yang surga lihat, dan dia harus mengabarkan apa yang dia lihat itu.

Itulah sebabnya Yohanes berseru, “Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia!” Yohanes melanjutkan dengan mengatakan bahwa Yesus Kristus lebih agung karena Dia telah ada lebih dahulu daripada Yohanes. Yesus bukanlah murid Yohanes. Dia adalah Raja yang disembah Yohanes. Yesus bukanlah pengikut yang akan dibaptis, tetapi Dia adalah pemimpin yang rela dibaptis menjadi sama dengan umat-Nya. Maka Yohanes pun menyatakan bahwa Yesus Kristus telah ada sebelum dia. Kristus lebih utama dan lebih dahulu daripada Yohanes karena Kristus sejak pada mulanya telah bersama-sama dengan Bapa di surga dan menciptakan segala sesuatu bersama dengan Bapa di surga. Inilah yang orang banyak tidak lihat. Yohanes berseru dengan nyaring agar tidak seorang pun gagal mendengarkan dia. Semua harus tahu betapa mulianya Kristus itu. Dia telah ada sebelum Yohanes. Dia telah ada sejak kapan kalau begitu? Yohanes sedang berbicara tentang Kristus yang sejak semula bersama dengan Bapa di surga. Yohanes memiliki pengertian tentang Kristus yang benar-benar melampaui siapa pun pada waktu itu. Dari manakah dia bisa mengetahui hal-hal ini? Karena dia dipenuhi oleh Roh Kudus. Roh Kudus memuliakan Kristus, dan siapa pun yang dipenuhi Roh Kudus akan memiliki pengertian tentang keagungan Kristus yang sebenarnya. Dunia ini gagal melihat kemuliaan Kristus, tetapi Roh Kudus akan mencelikkan hati manusia untuk melihat kemuliaan Dia. Yohanes mengerti bahwa Yesus Kristus dari kekal sampai kekal berada bersama dengan Bapa, dimuliakan bersama dengan Bapa.

Yohanes melanjutkan seruannya dengan mengatakan bahwa dia pun tidak dapat mengenali Kristus jika bukan karena tanda yang diberikan oleh Bapa di surga. Tanda apakah itu? Ayat 33 mengatakan bahwa tanda itu adalah Roh Kudus. Yohanes Pembaptis dipenuhi Roh Kudus sejak dari dalam kandungan. Gereja Tuhan memerlukan orang-orang seperti Yohanes Pembaptis, dipenuhi Roh Kudus. Apakah yang diperoleh seseorang yang dipenuhi Roh Kudus? Salah satunya adalah kemampuan melihat siapa Kristus yang sebenarnya. Kemampuan melihat betapa mulianya Dia. Hal lain lagi adalah orang yang dipenuhi Roh Kudus akan menyadari pekerjaan Roh Kudus yang sedang dinyatakan. Mengapa begitu banyak gereja gagal melihat Tuhan sedang bekerja? Karena tidak ada Roh Kudus memimpin gereja itu, sehingga dia tidak bisa melihat bahwa Roh Kudus sedang bekerja. Mengapa gereja gagal melihat Tuhan sedang bekerja? Karena gagal membedakan mana pekerjaan Roh Kudus, dan mana pekerjaan setan yang memalsukan pekerjaan Roh Kudus. Mari bertobat dan kembali dipimpin oleh Roh Kudus. Lihat Yohanes Pembaptis! Dia tahu Yesus Kristuslah Sang Juru Selamat. Dia tahu karena Roh Kudus yang memenuhi dia adalah Roh Kudus yang sama yang juga memenuhi Kristus.

Tugas Yohanes adalah menyatakan Kristus bagi Israel. Dia membaptis dan berkhotbah demi hal ini. Tetapi Tuhan tidak menginginkan dia menjadi saksi bagi kedatangan Sang Mesias dengan kebutaan rohani, sama seperti pemimpin-pemimpin agama Yahudi pada waktu itu. Yohanes Pembaptis bukan pemimpin buta. Pemimpin buta adalah pemimpin yang melihat seperti dunia melihat, dan tidak tahu sama sekali bagaimana Allah melihat. Tetapi Yohanes tidak seperti itu. Dia melihat sesuai dengan apa yang Roh nyatakan kepada Dia. Dia bukanlah orang dunia. Dia adalah orang yang dipenuhi dengan Roh. Roh Kudus bekerja memakai dia untuk memperkenalkan Kristus kepada semua orang, sehingga semua orang yang mendengarkan ajarannya juga dipenuhi oleh Roh Kudus dan melihat kemuliaan yang sama dengan yang dilihat Yohanes pada Kristus.

Doa:
Ya Tuhan, jangan biarkan kami hidup di dalam kekosongan. Penuhi kami dengan Roh Kudus-Mu. Penuhi kami sehingga kami tidak bisa ditahan oleh siapa pun untuk memuliakan Tuhan kami. Penuhi kami untuk mengabarkan Kristus dan kemuliaan-Nya agar dilihat oleh dunia ini. Dunia begitu buta ya Tuhan, dan kami hanyalah orang-orang lesu dan bodoh, bagaimanakah dunia ini bisa mempunyai harapan untuk melihat Kristus melalui kami? Jangan biarkan kami terus lesu dan bodoh ya Tuhan. Berikanlah hikmat-Mu untuk menyembuhkan kebodohan kami. Berikanlah kuasa Roh Kudus-Mu ya Tuhan untuk menyembuhkan kelesuan kami. Berikanlah penyertaan-Mu ya Tuhan, sehingga dunia dapat melihat kemuliaan Kristus melalui kami yang dipenuhi Roh Kudus-Mu. (JP)